Home / Uncategorized / MaDin Nurul Qor’an Sengelarakan Haiflatul Imitihan di Desa Gendis Rabasan Camplong Sampang Madura.

MaDin Nurul Qor’an Sengelarakan Haiflatul Imitihan di Desa Gendis Rabasan Camplong Sampang Madura.

Mutiaranews.com _Sampang,
-Acara haflutul imtihan sekaligus wisuda faud dan Madarasah Diniyah (MaDin) pada hari minggu 23/03/2026.

Kiyai Abdul Wafi pengasuh MaDin Nurul Qor’an menyampaikan ke awak media,” Memang Haflatul Imtihan di lakukan setiap tahun di ahir pendidikan faud dan MaDin.

Siswa siswi yang wisada malam ini ada 11 anak faud termasuk waheda putri dari alm sumiyeh serta murid murid yang lain dll.

“Haflatul Imtihan adalah tradisi perayaan akhir tahun ajaran di MaDin Nurul Qur’an sebagai wujud syukur atas selesainya ujian, evaluasi hasil belajar para santri, dan pelepasan siswa,” Acara ini biasanya dimeriahkan dengan pengajian umum, seni hadroh, pawai karnaval, serta menjadi ajang syiar dan promosi lembaga pendidikan.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai Haflatul Imtihan:

Makna dan Tujuan: Menandakan ujian sesungguhnya bagi santri saat kembali ke masyarakat, di mana ilmu, iman, dan akhlak mereka diuji.
Ini juga merupakan momen silaturahmi antara pesantren, wali santri, dan masyarakat, menurut Pemerintah Kabupaten sampang Madura Jawa Timur

Waktu Pelaksanaan:

Umumnya diadakan pada akhir tahun pelajaran, sering kali bertepatan dengan bulan Sya’ban atau sesuda bulan suci Ramadhan.

Rangkaian Acara: Sering kali dimulai dengan pawai karnaval, penampilan kreativitas santri, wisuda, dan puncaknya adalah pengajian umum atau Tabligh aAkbar.

Budaya Tradisi ini kental dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan menjadi ciri khas di MaDin Nurul Qur’an/pondok pesantren Indonesia, khususnya di Pulau Garam Madura Kabupaten Sampang Jawa Timur.

Haflatul Imtihan menjadi ajang untuk mengevaluasi kemampuan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik santri selama setahun, “pungkas Kiyai Abdul Wafi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *