Beranda / Uncategorized / PPKPT UHT Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan di Kampus

PPKPT UHT Perkuat Komitmen Cegah Kekerasan di Kampus

Surabaya – mutiaranews.com – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Hang Tuah (UHT) turut ambil bagian dalam Bimbingan Teknis Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan kampus Surabaya yang digelar beberapa hari lalu di Graha Sawunggaling Lantai 6, Surabaya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kapasitas Satgas perguruan tinggi dalam mencegah dan menangani kekerasan, khususnya kekerasan seksual, di lingkungan kampus.

Bimtek dibuka Kabid PPA DP3APPKB Thussy Apriliyandari, S.E., M.PSDM. Sejumlah materi disampaikan oleh narasumber dari berbagai bidang, yakni Direktur Utama Plato Foundation Dita Amalia, S.Sos., M.Psi.; Kasubnit PPA Polrestabes Surabaya Iptu L. Tri Wulandari, S.H., M.H.; Psikolog Puspaga dan HIMPSI Surabaya Asteria Ratnawati, S.Psi.; serta Guru Besar Antropologi FISIP Universitas Airlangga Prof. Dra. Myrtati Dyah Artaria, M.A., Ph.D.

Satgas PPKPT UHT mengikuti kegiatan tersebut dengan melibatkan unsur dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Mereka antara lain Dr. Weni Endahing Warni, M.Psi., Psikolog; Nur Anggi Novia Putri, S.H.; Dr. Sri Wahyuni, M.Si.; Dewi Mahastuti, M.Si., M.Psi., Psikolog; Dr. Dewi Setyowati, S.H., M.H., CISHR; Dr. Ir. Dwisetiono, S.T., M.MT., IPM., ASEAN Eng.; Angela Puspita, dr., Sp.EM, FICEP; Ilham Dwi Rafiqi, S.H., M.H.; Dr. Linda Rochyani, drg., Sp.KG.; Rina Andayani, S.T., M.T.; serta Rivayani Dwi Aprilia sebagai perwakilan mahasiswa.

Ketua PPKPT Universitas Hang Tuah, Dr. Weni Endahing Warni, M.Psi., Psikolog, turut menandatangani Pakta Integritas bersama perwakilan perguruan tinggi lainnya, narasumber, dan DP3APPKB.
Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun lingkungan pendidikan tinggi yang aman sekaligus memastikan pencegahan dan penanganan kekerasan dilakukan secara serius, terpadu, dan berkelanjutan.
Keikutsertaan UHT dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan di Kota Surabaya.

Bagi PPKPT UHT, penguatan kapasitas Satgas menjadi langkah penting agar pencegahan dan penanganan kekerasan tidak sekadar berhenti pada pemahaman regulasi. Namun juga diwujudkan melalui sistem pelaporan yang aman, pendampingan yang tepat, serta perlindungan terhadap korban dan saksi.
Melalui kegiatan tersebut, PPKPT Universitas Hang Tuah menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kampus yang aman, inklusif, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Sebab, kampus yang aman bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga ruang bagi setiap orang untuk merasa dihargai, dilindungi, dan didengar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *