Home / Uncategorized / Kebun Kelengkeng Jadi Daya Tarik Desa Bandungrejo Bojonegoro

Kebun Kelengkeng Jadi Daya Tarik Desa Bandungrejo Bojonegoro

Mutiarsnews.com Bojonegoro, – Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa. Dilahan seluas 3 hektar, sebanyak 600 pohon kelengkeng varietas Itoh dan New Kristal yang berdaging tebal dan manis di menjadi primadona baru.

Kebun kelengkeng seluas 3 hektar ini sejak awal tanam, penggunaan kompos alami menjadi rahasia kekuatan akar dan kesuburan tanah. Intervensi pupuk kimia dijaga pada level seminimal mungkin, sebuah langkah berani yang justru melahirkan kualitas buah yang lebih premium dan sehat untuk dikonsumsi.

Pengelola kebun, Pujianto menyampaikan bahwa meski proses pematangan buah membutuhkan waktu hingga tujuh bulan, kesabaran menjadi kunci. Panen raya yang dilakukan setahun sekali menjadi momen paling dinanti. Ketekunan dan kesabaran ini terbayar lunas saat melihat dahan-dahan pohon mulai merunduk terbebani bulir-bulir kelengkeng yang padat.

“Untuk 64 pohon kategori besar saja, kami bisa menghasilkan sekitar 2 ton kelengkeng dalam sekali panen,” ujarnya seperti dalam siaran tertulisnya pemkab Bojonegoro, Senin (2/2/2026).

Lebih lanjut Pujianto mengatakan bahwa dengan harga pasar yang stabil di angka Rp50.000 per kilogram, budidaya kelengkeng ini bukan sekadar hobi pertanian, melainkan bisa menjadi unit bisnis yang lumayan menjanjikan. Dengan populasi 600 pohon, potensi perputaran ekonomi di lahan ini bisa mencapai angka fantastis, memperkuat posisi Desa Bandungrejo, Ngasem, sebagai salah satu sentra hortikultura mandiri.

Keberhasilan ini diharapkan Pujianto dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya untuk mulai melirik budidaya buah-buahan dengan sistem semi-organik yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. (ks/Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *