Home / TNI POLRI / Remaja Jepara Jalan Kaki Ziarah Wali, Ditemukan Polisi Lamongan dan Dipulangkan ke Keluarga

Remaja Jepara Jalan Kaki Ziarah Wali, Ditemukan Polisi Lamongan dan Dipulangkan ke Keluarga

Perjalanan spiritual seorang remaja asal Jepara berujung haru di Lamongan. Rasyavianto Sartiko Putra (16), ditemukan oleh anggota Polres Lamongan Ipda Purnomo setelah berjalan kaki selama tiga minggu demi menunaikan niat berziarah ke makam para wali di Jawa Timur. Sabtu (18/10/2025), Rasya—begitu ia akrab disapa—mengaku telah kehilangan kontak dengan keluarganya selama dua hari akibat ponsel yang hilang saat beristirahat di masjid.

Menurut penuturan Rasya, ia tinggal bersama keluarganya di rumah kontrakan di Desa Kunir, Pasar Buto, Kabupaten Purworejo. Orang tuanya, Kusmanto dan Triyani, berasal dari Jepara, tepatnya di wilayah Nalumsari, Gemiring Kidul. Rasya terakhir menempuh pendidikan di SMP Hadziqiyah Jepara hingga kelas VIII, namun terpaksa berhenti karena keterbatasan biaya.

https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-1065770771259156&output=html&h=280&slotname=9563412324&adk=3958235995&adf=60802994&pi=t.ma~as.9563412324&w=683&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1760856691&rafmt=1&format=683×280&url=https%3A%2F%2Fmediadestara.com%2F2025%2F10%2F19%2Fremaja-jepara-jalan-kaki-ziarah-wali-ditemukan-polisi-lamongan-dan-dipulangkan-ke-keluarga%2F&host=ca-host-pub-2644536267352236&fwr=0&fwrattr=true&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTAuMC4wIiwieDg2IiwiIiwiMTQxLjAuNzM5MC4xMDgiLG51bGwsMCxudWxsLCI2NCIsW1siR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjE0MS4wLjczOTAuMTA4Il0sWyJOb3Q_QV9CcmFuZCIsIjguMC4wLjAiXSxbIkNocm9taXVtIiwiMTQxLjAuNzM5MC4xMDgiXV0sMF0.&abgtt=6&dt=1760856691430&bpp=2&bdt=346&idt=95&shv=r20251016&mjsv=m202510140101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3Dc4c138f5b730f1db%3AT%3D1758936707%3ART%3D1760856422%3AS%3DALNI_MY74cHhUs-8dNPskuBxR97BYGzrBA&eo_id_str=ID%3Dfe85113bb418ce63%3AT%3D1758936707%3ART%3D1760856422%3AS%3DAA-AfjZejG-9eyLR9Llme3ConHK8&prev_fmts=0x0%2C683x422&nras=1&correlator=6596258320761&frm=20&pv=1&u_tz=-420&u_his=1&u_h=768&u_w=1366&u_ah=728&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=156&ady=2270&biw=1351&bih=641&scr_x=0&scr_y=0&eid=31095078%2C31095105%2C31095151%2C31095217%2C95373012%2C95374047%2C95374288%2C95352051%2C95374744%2C95368427%2C95368094&oid=2&pvsid=8211522217349822&tmod=1352882932&uas=0&nvt=1&fc=1920&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1366%2C0%2C1366%2C728%2C1366%2C641&vis=1&rsz=%7C%7CEebr%7C&abl=CS&pfx=0&fu=128&bc=31&bz=1&td=1&tdf=2&psd=W251bGwsbnVsbCxudWxsLDNd&nt=1&pgls=CAEaBTYuOC4z~CAEQBBoHMS4xNjMuMA..&ifi=3&uci=a!3&btvi=2&fsb=1&dtd=103

Perjalanan Rasya dimulai dari Cirebon dengan sepeda ontel. Ia sempat berziarah ke makam Sunan Bonang di Kabupaten Tuban, lalu menitipkan sepedanya dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke makam Sunan Drajat di Lamongan, sebelum berencana menuju Gresik.

“Dia sudah pamit kepada orang tuanya dan rutin berkomunikasi. Tapi dua hari terakhir tidak bisa dihubungi karena kehilangan ponsel,” ujar Ipda Purnomo saat ditemui di kediamannya.

Setelah ditemukan, Rasya sementara tinggal bersama Ipda Purnomo agar tidak kebingungan dan bisa kembali terhubung dengan keluarganya. Kisahnya yang menyentuh hati pun viral di media sosial, hingga akhirnya keluarga Rasya bersama pihak Dinas Sosial Jepara datang langsung ke Lamongan untuk menjemputnya.

“Alhamdulillah, malam ini Rasya yang kami rawat beberapa hari di yayasan, akhirnya dijemput keluarga didampingi Dinsos Jepara. Semoga bisa berkumpul kembali dan melanjutkan pendidikannya,” tutur Ipda Purnomo yang dikenal akrab sebagai Pak Pur.

Kisah Rasya menjadi pengingat bahwa semangat spiritual dan keteguhan hati bisa membawa seseorang menempuh perjalanan luar biasa. Namun, di balik itu, penting pula memastikan keselamatan dan dukungan pendidikan bagi anak-anak seperti Rasya agar cita-cita mereka tak hanya berjalan, tapi juga sampai tujuan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *