Beranda / Uncategorized / Wabup Segera Carikan Solusi Untuk Merenovasi Gedung Juang 45 Pancasila

Wabup Segera Carikan Solusi Untuk Merenovasi Gedung Juang 45 Pancasila

Sidoarjo, – Gedung Juang 45 Pancasila yang berada di Jalan A. Yani
Sidoarjo mendapatkan perhatian Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Pagi tadi ia
melihat langsung kondisi gedung yang diresmikan tanggal 18 desember 1984 oleh
Pangdam VIII Brawijaya Mayjen TNI Soelarso itu, Senin, (18/5). Ia prihatin setelah berkeliling melihat kondisi gedung tersebut.

Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan gedung Juang 45 Pancasila kondisinya
memang kurang layak. Sudah sekian lama tidak tersentuh renovasi.

Padahal gedung
tersebut masih ditempati Kantor Sekretariat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI)
Sidoarjo serta kantor Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Sidoarjo dan Primkoppabri. Apalagi di gedung Juang 45 Pancasila juga terdapat museum perjuangan. Kondisi museumnya sendiri juga cukup memprihatinkan.

“Saya melihat sendiri kondisinya memang kurang layak. Pemerintah Kabupaten
Sidoarjo harus memperbarui dan harus menjaga, karena juga ada museum, museum
itu harus kita pelihara, jangan sampai hilang atau tidak terawat. Saya mohon nanti bagian aset atau OPD yang terkait untuk lebih memperhatikan lagi, terutama gedungnya,” ucapnya.

Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan akan segera mencarikan solusi agar bangunan
bersejarah itu kembali terawat. Ia juga pastikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan menindaklanjutinya agar renovasi segera dapat dilakukan. Untuk itu ia akan segera
mengkoordinasikannya dengan OPD terkait untuk membahas renovasi gedung
tersebut.

“Insyaallah nanti Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan segera menindaklanjuti, gimana caranya agar segera direnovasi,” ujarnya.

Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan museum yang ada di gedung Juang 45
Pancasila dapat menjadi sarana edukasi kepada generasi muda. Pasalnya di museum
tersebut terdapat peninggalan bersejarah para pahlawan kemerdekaan. Ia juga
mendengar sendiri dari pengelola gedung bahwa museum tersebut kerap juga
dikunjungi siswa sekolah. Oleh karenanya keberadaan museum tersebut harus dapat
dirawat. Apalagi gedung Juang 45 Pancasila sangat strategis berada di tengah-tengah
kota.

“Ini kan ada di tengah-tengah kota. Jadi harus kita pertahankan, kita kembalikan ke
aslinya seperti apa, tinggal kita renovasi supaya tetap indah dan terawat. Tadi itu saya
menemukan koin, terus bendera masih ada, senjata-senjata masih dari kayu itu juga
harus kita rawat, kita pertahankan, jangan sampai hilang atau rusak,” ujarnya. (Arifin/Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *